Evan Dimas Bukanlah Satu-Satunya Pemain yang Dirugikan

http://cdn-media.viva.id/thumbs2/2015/03/03/299368_andik-vermansyah-usai-kena-kartu-merah-membela-selangor-fa_663_382.jpg

Salah satu yang jadi sorotan pencinta sepak bola Indonesia pada duel keras Timnas Indonesia U-22 versus Timor Leste adalah sosok Nagor Amir Noor Mohamed wasit asal Malaysia. Keputusan-keputusannya dianggap cukup kontroversial dan cenderung merugikan kubu Indonesia. Seperti pada menit ke-11, ia dinilai tidak jeli melihat handball yang dilakukan pemain bek Timor Leste, Andelino De Oliveira. Kurang lebihi empat kali Filipe Oliveira melakukan aksi berbahaya dengan mengangkat kaki tinggi-tinggi ke arah pemain Indonesia, namun wasit tidak memberikan sanksi apapun. Hingga kerugian terbesar Timnas Indonesia terlahir pada keluarnya kartu kuning kedua untuk Evan Dimas dan Marinus Wanewar yang berarti mereka tidak dapat turun melawan Vietnam pada laga hidup mati Indonesia, lansir www.bola.com(20/08/17)

Dikutip dari bola.kompas.com(20/08/17) Luis Milla turut berkomentar tentang aksi wasit asal malaysia tersebut. Pelatih asal Spanyol itu pun menanggapi soal akan absennya Evan Dimas pada laga berikutnya. Menurut dia, semua pemain harus siap dimainkan kapan pun.

Ternyata, Evan Dimas bukanlah satu-satunya pemain yang dirugikan oleh keputusan Nagor. Nagor juga dipercaya memimpin pertandingan final Piala FA Malaysia 2015 lalu, antara Selangor FA melawan Felda United. Pada saat perpanjangan waktu, pemain sayap Selangor, Andik Vermansah diganjar kartu merah. Andik dianggap telah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Felda United, Firdaus Faudzi. Kontroversi pun muncul, pihak Selangor bahkan sampai melakukan banding atas hukuman itu.

0 Response to "Evan Dimas Bukanlah Satu-Satunya Pemain yang Dirugikan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel